Para Talenta Muda Manchester United

BolaSempak – Akademi sepakbola Manchester United merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Talenta muda yang mengasah kemampuannya di Carrington seolah tidak berhenti. Tentunya penggemar sepakbola tidak akan lupa bagaimana skuad MU yang mayoritas diisi oleh pemain binaan sendiri seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Nicky Butt, serta Gary dan Phil Neville mampu mendominasi Liga Primer Inggris selama periode 1990-an.

 

Di skuad MU saat ini, ada nama Marcus Rashford dan Jesse Lingard sebagai jebolan akademi yang menjadi anggota skuad utama The Red Devils. Sempat ada kekhawatiran bahwa di bawah asuhan Jose Mourinho, MU akan berhenti menggunakan pemain binaan sendiri, tetapi pelatih asal Portugal ini menunjukkan kalau ia akan memainkan pemain yang terbaik, tidak peduli seberapa muda pemain tersebut.

 

Masih ada beberapa nama di tim muda MU yang menunjukkan talenta luar biasa, dan mungkin akan segera menyusul langkah Rashford dan Lingard.

 

Nama pertama tentu adalah Timothy Fosu-Mensah. Pemain yang dapat bermain di posisi bek tengah, bek kanan, dan juga gelandang tengah ini sudah mengisi tim utama MU sejak tahun lalu di bawah asuhan Van Gaal. Musim ini Fosu-Mensah memang belum mampu menjadi pemain utama, tetapi Mourinho seringkali memasangnya sebagai pemain cadangan. Hanya sedikit orang yang meragukan kemampuan dan potensi dari pemain asal Belanda ini.

 

Kemudian ada Axel Tuanzebe yang disebut sebagai pemain muda yang paling dekat dengan tim utama. Tuanzebe sudah ikut bertanding sebanyak satu kali bagi tim nasional senior MU musim ini, yakni saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Wigan Athletic di ajang FA Cup. Mourinho saat itu menyatakan terkesan dengan talenta Tuanzebe.

 

Calum Gribbin dan Angel Gomes merupakan dua nama yang bisa jadi memiliki bakat terbaik di antara pemain muda lainnya. Dua gelandang serang ini memiliki teknik individual yang sangat baik. Gribbin juga memiliki kelebihan dalam melakukan set-piece. Tak jarang ia mencetak gol dari tendangan bebas. Sementara Gomes yang memiliki ayah berkebangsaan Portugal menjadi top skorer tim U-18 asuhan Kieran McKenna. Gribbin telah menjadi pemain reguler di tim U-23 asuhan Nicky Butt kendati secara usia masih berada dalam tim U-18, sementara Gomes bersinar bersama tim nasional Inggris sebagai pemain utama.

 

Nama terakhir yang bergabung bersama akademi MU paling terakhir adalah Tahith Chong. Pemain ini dapat dengan mudah dikenali di lapangan, bukan hanya karena rambut afronya, tetapi karena tubuhnya yang besar dapat bergerak begitu lincah. Dari segi umur, Chong memang tampak yang paling jauh untuk menembus tim utama MU.

 

Menarik untuk disimak, mana dari lima pemain ini yang benar-benar akan menjadi bintang baru bagi MU. (AA)