Origi: Fokus Saya Adalah Untuk Liverpool

BolaSempak – Divock Origi telah menyatakan kalau ia tidak mempertimbangkan tawaran apapun dari klub lain pada musim panas ini saat ia memfokuskan diri untuk kembali ke Liverpool dan menunjukkan kualitas yang ia miliki dengan kompetisi di lini depan yang semakin ketat.

 

Olympique Lyon, Olympique Marseille dan AS Monaco semuanya dikabarkan tertarik menggunakan jasa penyerang asal Belgia tersebut, yang sempat bermain di Ligue 1 Perancis bersama Lille sebelum kepindahannya yang bernilai 10 juta pounds ke Anfield.

 

Sang pemain, yang mencetak gol kedua The Reds dalam laga Premier League Asia Trophy menghadapi Crystal Palace yang dimenangkan Liverpool dengan skor 2-0 pada hari Kamis ini, memiliki saingan yang lebih intens untuk mengamankan satu posisi di lini depan tim besutan Jurgen Klopp pada musim depan.

 

Mohamed Salah direkrut dengan nilai transfer awal sebesar 36,9 juta pounds, sebuah rekor klub, dari AS Roma, dengan Dominic Solanke yang merupakan pemenang sekaligus pemain terbaik Piala Dunia U-20 didatangkan dari Chelsea untuk memperkuat opsi yang dimiliki manajer.

 

Tetapi Origi berniat untuk menghadapi tantangan tersebut setelah tidak menaruh minat terhadap pendekatan manapun.

 

“Adalah agen saya yang mengurusi hal semacam ini. Saya hanya berpikir mengenai kembali, mempersiapkan diri dan berada disini untuk pra-musim. Selain hal itu, saya tidak memikirkan mengenai hal lain,” tukas Origi di Hong Kong Stadium ketika ditanya apakah ada pendekatan terhadap dirinya dari beberapa klub di Perancis.

Mengenai strateginya untuk memenangkan persaing memperebutkan tempat utama, Origi menambahkan: “Saya harus fokus kepada performa saya, menunjukkan kualitas yang saya miliki dan kemudian semau tergantung kepada manajer untuk membuat keputusan.”

 

“Saya merasa yakin terhadap kualitas saya dan saya merasa yakin kepada grup ini. Adalah suatu hal yang bagus kami memiliki begitu banyak pemain top. Saya menikmati bermain dengan pemain berkualitas. Bagi saya, saya hanya harus menikmati permainan saya sendiri dan melakukan apa yang bisa saya lakukan karena itulah yang dapat saya kontrol.” (AA)