Mourinho: Laga Lawan Chelsea Tidak Spesial

BolaSempak – Jose Mourinho mengatakan kalau tidak ada perasaan lebih yang terasa saat Chelsea berkunjung ke Old Trafford pada hari Minggu. Pelatih asal Portugal tersebut mengatakan kalau pertemuan nanti hanyalah sebuah pertandingan biasa yang tidak ada bedanya dengan pertandingan lain, kendati ejekan yang ia terima ketika kembali ke Stamford Bridge bulan lalu.

 

United menderita kekalahan 1-0 di ajang FA Cup saat bertandang ke markas Chelsea pada 13 Maret silam, dengan Mourinho saat itu disoraki dengan sebutan Yudas dan juga “Anda tidak spesial lagi” dari pendukung tuan rumah yang dulu sempat memuja sang pelatih yang berhasil menyumbangkan 3 gelar Liga Primer Inggris selama 2 kali masa kepelatihan di Chelsea.

 

Mourinho merespon dengan mengatakan “Yudas masih nomor satu” setelah laga bulan lalu merujuk kepada kesuksesan yang ia capai di klub tersebut. Dengan segala hal yang terjadi, mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan ini dengan cepat membantah adanya perasaan tidak baik jelang pertemuan di Old Trafford akhir pekan ini.

 

Berbicara setelah hasil imbang 1-1 di Europa League melawan Anderlecht pada hari Jumat dini hari, Mourinho ditanya oleh para wartawan mengenai perasaannya jelang laga hari Minggu.

 

“Anda berbicara mengenai perasaan, tetapi bagi saya ini hanyalah sebuah pertandingan, satu pertandingan lagi yang harus dijalani, tidak ada perbedaan bagi saya. Tidak, tidak sama sekali,” tukas Mourinho dengan menegaskan bahwa pertandingan nanti tidaklah spesial baginya.

 

Chelsea memasuki laga nanti dengan keunggulan tujuh poin dari Tottenham di puncak klasemen, dan 18 poin dari MU yang masih tertahan di peringkat kelima. Absennya klub asal London dari kompetisi Eropa musim ini disebut banyak pihak sebagai salah satu alasan sukses mereka, dan hal itu tidak luput dari pengamatan The Special One.

 

“Yang pertama, satu tim dalam keadaan segar (Chelsea), dan yang satu dalam keadaan lelah (United). Hal ini sangat penting di sepakbola. Tetapi untuk alasan tertentu, mereka berada di puncak klasemen. Ini bukan hanya karena mereka segar. Ini juga karena mereka memiliki permainan individual dan kolektif yang bagus. Mereka memiliki gaya bermain tertentu, dan melakukannya dengan baik.” (AA)