Leicester Raih Kemenangan Liga Perdana Di Tahun 2017

BolaSempak – Di tengah badai kritikan yang menerpa akibat pemecatan Claudio Ranieri, pelatih yang membawa klub menjadi juara Liga Primer Inggris untuk kali pertama, Leicester City justru menunjukkan peningkatan nyata di atas lapangan. Sang juara bertahan yang tampil berantakan sepanjang musim 2016/2017 mengingatkan publik dengan permainan garang saat menekuk Liverpool dengan skor 3-1.

 

Leicester yang tampil melawan Liverpool di King’s Power Stadium pada hari Senin, 28 Februari dini hari lebih mirip dengan Leicester di musim lalu yang berhasil mengejutkan dunia dengan merengkuh trofi Liga Primer Inggris. Tidak terlihat sedikitpun gambaran tim yang gagal mencetak satu gol pun di ajang liga domestik sepanjang tahun 2017. Ditangani oleh caretaker Craig Shakespeare, The Foxes tampil dengan ciri khas mereka, tim yang memasang lini pertahanan begitu dalam di kotak pinalti sendiri, namun juga memiliki serangan balik cepat yang mematikan. Gaya permainan khas Leicester tersebut seolah tidak terlihat musim ini. Namun saat menjamu The Reds, Leicester seolah telah bangkit.

 

Gol pertama yang dicetak oleh Jamie Vardy menggambarkan secara persis bagaimana Leicester mampu meraih kemenangan demi kemenangan di musim lalu. Lini belakang berhasil menangkal serangan dari lawan, bola kemudian dialirkan ke Danny Drinkwater di lini tengah yang langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Vardy yang berlari menembus celah di lini belakang Liverpool. Penyerang asal Inggris tersebut kemudian melepaskan tembakan ke tiang dekat tanpa mampu digagalkan oleh penjaga gawang Simon Mignolet.

 

Gol kedua bagi Leicester tercipta di menit ke-39 melalui gol jarak jauh spektakuler dari Drinkwater. Tendangan voli dari luar kotak pinalti menembus gawang Liverpool. Mignolet sampai dibuat terpaku di bawah mistar tanpa mampu berkutik sedikitpun. Gol kedua Vardy menyegel tiga poin pertama di tahun ini bagi Leicester, kendati Liverpool sempat memperkecil ketinggalan melalui gol Philippe Coutinho.

 

Leicester yang sempat terjerembab ke zona degradasi mampu beranjak naik ke peringkat 15, sementara Liverpool belum beranjak dari posisi 5, tetapi mereka bisa saja dilewati oleh Manchester United yang hanya berselisih satu poin dan masih memiliki tabungan satu laga. (AA)