Gagal ke Manchester City dan Bersikap Buruk, Mahrez Menyesal

bolasempak.com Riyad Mahrez mengakui bahwa dia menyesal atas sikap yang dibuat setelah perpindahan ke Manchester City di jendela transfer Januari gagal tercapai.

 

Pemain internasional Aljazair itu absen di dua pertandingan Leicester City setelah gagal pindah ke barisan tim Guardiola, yang kabarnya bernilai hingga £ 60 juta pada tenggat waktu transfer musim dingin.

 

Mahrez pun membantah melakukan aksi mogok latihan karena kecewa atas kegagalan tersebut, namun mengakui bahwa dia seharusnya menangani masalah dengan lebih baik saat dia diberi waktu cuti oleh dewan Leicester.

 

“Saya menjauh dari sini karena saya butuh waktu untuk berpikir, ini adalah situasi yang sulit,” katanya kepada Sky Sports News (10/3/2018).

 

“Manchester City adalah langkah yang bagus untuk semua orang tapi ini adalah masa lalu, sudah dilewatkan. Jika kita mulai membicarakan hal ini, itu seperti kembali ke jendela transfer dan sekarang saya ingin melangkah maju, mencoba memberikan yang terbaik untuk tim.

 

“Anda akan selalu menyesal, tapi saat itu, saya pikir itu yang terbaik untuk dilakukan.

 

“Memang sulit, saya selalu berhubungan dengan klub dan klub merespon dengan sangat baik, ketika rekan satu tim dan klub berada di belakang saya, sangat mudah untuk kembali ke sini.”

 

Mahrez kembali beraksi dalam kekalahan 5-1 melawan tim asuhan Pep Guardiola pada 10 Februari lalu dan telah bermain di tiga pertandingan sejak saat itu, termasuk hasil imbang 1-1 dengan Bournemouth pekan lalu, di mana dia mencetak gol melalui tendangan bebas yang dramatis.

 

Pemain berusia 27 tahun itu juga mengatakan bahwa dia tidak akan memikirkan masa depannya sampai akhir musim.

 

“Di sepakbola, pemain datang dan pergi. Saya tidak mengatakan saya datang atau akan pergi,” tambahnya. “Selalu ada pembicaraan antara saya dan klub, semuanya baik, jadi kami akan melihat bagaimana nanti di musim panas. Saat ini, saya adalah pemain Leicester City.

 

“Saya akan membantu klub ini ke posisi setinggi mungkin, saya memiliki kenangan indah dengan rekan-rekan dan juga para penggemar disini. Saya akan menghargai apa yang ada disini.”