Beda Nasib Hull Dan Swansea

BolaSempak – Menjelang akhir musim, hal yang menarik untuk disimak bukan hanya perebutan gelar juara di puncak klasemen, tetapi juga apa yang terjadi di papan bawah, dimana tim-tim terbawah saling bersaing untuk keluar dari zona degradasi agar tetap bisa bertahan di kompetisi liga kasta tertinggi.

 

Balada persaingan tim-tim Liga Primer Inggris untuk menghindari zona degradasi menjadi sesuatu yang sangat menarik di pekan ini, dimana dua kandidat degradasi yakni Hull City dan Swansea City saling bertukar posisi akibat hasil berbeda yang mereka dapatkan pada akhir pekan.

 

Hull secara mengejutkan takluk di kandang sendiri di tangan tim juru kunci yang sudah dipastikan akan turun kasta, Sunderland dengan skor 2-0. Sementara Swansea tampil heroik dengan mampu mengalahkan Everton yang saat ini menduduki peringkat ketujuh. Hasil ini membuat Swansea menggeser Hull di peringkat tujuh belas yang merupakan posisi terakhir di zona aman dengan perbedaan hanya satu poin saja.

 

Bagi Hull, kekalahan ini juga menjadi kekalahan kandang pertama bagi pelatih Marco Silva selama tiga tahun terakhir melatih. Sang pelatih juga akan merutuki kegagalan timnya dalam mencetak sejumlah peluang bagus yang mereka dapatkan, salah satunya adalah peluang emas dari Alfred N’Diaye. Penjaga gawang Sunderland, Jordan Pickford juga tampil luar biasa dalam mengawal gawang dan membuat setidaknya tiga penyelamatan gemilang dari peluang Sam Clucas, Lazar Markovic dan Abel Hernandez.

 

Sunderland tampil dengan semangat baru, yang sayangnya baru didapatkan setelah resmi terdegradasi. The Black Cats bertahan dengan solid dan mampu bertahan dari gempuran serangan Hull yang tidak mampu mengonversi sejumlah peluang yang mereka miliki. Sebaliknya, Sunderland dengan brilian mampu menyelesaikan dua peluang mereka dan membawa pulang tiga poin lewat gol Billy Jones dan Jermain Defoe.

 

Sementara Swansea yang tidak diunggulkan justru mampu meraih kemenangan menghadapi Everton. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Liberty Stadium seolah membuat tim besutan Paul Clement lebih bersemangat dan akhirnya mampu mengantongi tiga poin krusial berkat gol tunggal Fernando Llorente di babak pertama. (AA)