Bakayoko: Saya Bukan Pengganti Matic

BolaSempak Gelandang Chelsea, Tiemoue Bakayoko, mengatakan bahwa dia tidak berada dalam tim sebagai pengganti untuk Nemanja Matic.

 

Bakayoko datang dengan langkah £ 40 juta dari AS Monaco yang mendorong Matic pergi dari juara bertahan Premier League untuk Manchester United dan dijanjikan tempat utama di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

 

Pemain internasional Serbia itu secara mulus masuk ke tim utama sisi Old Trafford, sementara Bakayoko masih belum mematenkan tempat di tim utama London Barat saat Chelsea berjuang untuk mencapai konsistensi.

 

Pemain berusia 23 tahun itu juga terhambat oleh cedera dan diragukan tampil dalam pertandingan selanjutnya karena masalah otot.

 

Bakayoko mengatakan bahwa dia telah banyak belajar dari bermain bersama N’Golo Kante, dan menegaskan bahwa perannya di bawah manajer Antonio Conte tidak hanya untuk meniru cara bermain Matic.

 

Dia mengatakan kepada Sky Sports: “Peran saya adalah menjadi penghubung dengan pemain di samping saya, apakah itu N’Golo atau Cesc (Fabregas). Kami semua tahu bahwa N’Golo dinobatkan sebagai pemain terbaik di Premier League, jadi saya telah banyak belajar darinya.

 

“Saya tidak di sini untuk melakukan apa yang Matic lakukan, dia adalah pemain yang sangat saya sukai, dia pemain sepakbola yang sangat bagus. Saya di sini untuk bermain dengan cara saya, untuk mencoba menerapkan apa yang diminta manajer yang berarti mengantisipasi segala pergerakan lawan dari lini tengah, maju saat saya bisa dan mengendalikan bola dengan baik untuk mengantisipasi permainannya.

 

“Saya mencoba untuk menunjukkan perpaduan keduanya, bagian apa yang dimainkan Kante dan teknik yang dimiliki Matic. Saya telah banyak mengamati dua pemain itu dan Chelsea adalah klub yang selalu saya tonton. Saya melihat hampir semua pertandingan klub musim lalu.

 

“Saya tidak ingin melakukan apa yang dilakukan Matic di sini hanya karena saya bermain di posisi yang sama dengan dia. Saya mencoba melakukan apa yang saya tahu bagaimana melakukannya dan jika manajer senang dengan itu, tentu saja saya puas. Tapi jika dia tidak terkesan, saya akan terus bekerja keras untuk menjadi pemain yang dia inginkan.”