Arsenal Tutup Pintu Untuk Thomas Lemar ?

BolaSempak Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan bahwa klubnya telah “menutup pintu” untuk merekrut Thomas Lemar dari AS Monaco.

 

The Gunners sebelumnya dikaitkan dengan si pemain berusia 21 tahun saat bursa transfer musim panas ini, sementara rival seperti Manchester United juga dikabarkan ingin merekrut pemain muda Prancis itu.

 

Monaco telah kehilangan Bernardo Silva dan Benjamin Mendy ke Manchester City dan Tiemoue Bakayoko ke Chelsea sejak mengklaim gelar Ligue 1 musim lalu, sementara masih ada spekulasi mengenai masa depan Fabinho dan Kylian Mbappe.

 

Dan Wenger mengatakan bahwa pihak Leonardo Jardim telah memperjelas bahwa Lemar tidak akan berada di antara mereka yang meninggalkan Stade Louis II pada minggu terakhir jendela transfer.

 

“Minat ini sudah mati karena Monaco telah menutup pintunya dengan pasti, saya kira kami juga melakukan hal serupa,” katanya dalam sebuah konferensi pers ketika ditanya tentang kesepakatan potensial untuk Lemar.

 

“Mereka mempertahankan Mbappe dan Fabinho, tapi mereka sudah kehilangan Mendy, Bernardo Silva dan Bakayoko, dan Monaco berada pada tahap di mana mereka telah menutup pintu disaat kami memiliki angka dan kualitas untuk memenuhi permintaan.”

 

Kemudian juga bek Arsenal, Shkodran Mustafi, telah dikaitkan dengan Inter, dan Wenger mengakui bahwa bursa transfer semakin sulit diprediksi.

 

“Tidak, saya tidak akan memprediksi,” tambah manajer asal Prancis itu saat ditanya tentang rumor Mustafi. “Sulit bagi saya untuk membicarakan kasus individual karena kita sedang dalam penutupan transfer. Selalu ada kejutan di akhir dan saya tidak ingin memastikan.”

 

Wenger hanya mendatangkan dua pemain baru, dengan menandatangani Alexandre Lacazette seharga £ 52 juta dan Sead Kolasinac dengan status bebas transfer dari Schalke.

 

Namun, pria berusia 67 tahun itu mengatakan bahwa dia senang dengan pilihan yang dimiliki dan lebih tertarik untuk membiarkan pemain lain pergi guna mengurangi ukuran skuadnya.

 

“Saya benar-benar senang dengan kekuatan tim ini, saya sudah mengatakan bahwa kami memiliki terlalu banyak pemain. Beberapa pemain tidak memiliki kesempatan untuk bermain,” katanya.

 

“Jika Anda memiliki terlalu banyak pemain, Anda berada dalam posisi sulit untuk memberi kesempatan kepada pemain muda.”