Sinar Pulisic Sebagai Playmaker Utama Amerika

BolaSempak – Christian Pulisic mengatakan kalau ia sudah siap, dan ia jelas tidak bercanda saat mengatakan hal tersebut. Dan setelah penampilannya di hari Jumat, publik sepakbola mengetahui kalau Pulisic memang benar-benar sudah siap.

 

Ditanya pada hari Kamis apakah ia lebih nyaman bermain di lini tengah sebagai playmaker dibandingkan seorang winger, Pulisic menegaskan kalau ia mampu bermain di kedua posisi, tetapi juga menyatakan kalau ia siap mengemban tanggung jawab menjadi playmaker utama dari tim nasional Amerika Serikat.

 

Pelatih Bruce Arena mempercayai Pulisic sedemikian rupa sehingga ia memberikannya tugas tersebut dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 yang krusial melawan Honduras. Pada akhir laga yang berakhir dengan skor mencengangkan 6-0 tersebut, semua orang yang menyaksikan laga telah menjadi seorang penggemar dari Christian Pulisic.

 

Pemain berusia 18 tahun ini menjadi motor serangan tim, mencetak satu gol dan menciptakan tiga gol lainnya, memukau para penonton dengan umpan-umpan ajaib, dribel yang elok dan pergerakan tanpa henti. Ia dapat menciptakan satu gol lagi apabila tembakannya tidak ditepis secara gemilang oleh penjaga gawang Honduras. Ia bahkan membuat rekan-rekan satu timnya sendiri terpukau dengan umpannya yang memecah garis pertahanan lawan kepada Clint Dempsey.

 

Jika publik Amerika mencoba untuk tidak memberikan beban dan ekspektasi berlebihan kepada Pulisic untuk melindunginya dari hype berlebihan yang merusak banyak talenta muda Amerika (ingat Freddy Adu?), maka setelah laga melawan Honduras, publik Amerika bisa membuang jauh-jauh niatan baik mereka tersebut. Pulisic tidak akan hancur dibawah tekanan; ia justru tampil lebih gemilang ketika memiliki ekspektasi dari publik. Dan penampilan gemilang kemarin menunjukkan kalau Pulisic benar-benar serius ketika mengatakan ia sudah siap.

 

Pulisic memang baru berusia 18 tahun, tetapi ia telah menunjukkan bahwa ia bukanlah seperti anak muda kebanyakan. Ia telah siap untuk panggung terbesar. Ia telah mengetahui hal ini sejak sebelum laga melawan Honduras, dan kini ia membuat kita semua menyadari hal itu. (AA)