PSG Bantah Soal Sanksi Financial Fair Play

bolasempak.com Paris Saint-Germain telah mengeluarkan bantahan setelah tersiar kabar bahwa pemuncak klasemen Ligue 1 itu dapat dikenakan sanksi atas peraturan UEFA Financial Fair Play (FFP).

 

Surat kabar Inggris, Financial Times, melaporkan bahwa PSG mengamankan kesepakatan sponsor senilai lebih dari harga pasar dalam transaksi sponsorship.

 

Kontrak itu juga dilaporkan bernilai di sekitar € 200 juta, membantu menutupi angka dari pembelian Neymar dari Barcelona pada bulan Agustus yang memecahkan rekor transfer dunia.

 

PSG juga sepakat membayar € 155 juta untuk menyelesaikan kesepakatan permanen untuk Kylian Mbappe, yang sedang dipinjam dari AS Monaco dan akan ditebus secara permanen pada akhir musim.

 

UEFA sendiri sedang menyelidiki sisi keuangan PSG tetapi klub membantah laporan Financial Times adalah kabar yang akurat.

 

“Paris Saint-Germain hanya bisa menyesali fakta bahwa beberapa hari sebelum pertemuan yang dijadwalkan dengan UEFA, informasi yang salah kembali muncul dan diarahkan terhadap klub oleh media Inggris,” kata pernyataan PSG melalui web resmi mereka.

 

“Paris Saint-Germain mengingatkan bahwa klub telah dimonitor oleh UEFA selama empat tahun dalam rangka penyelesaian pembelian pada tahun 2014 antara kedua pihak dan tentang perilisan pada tahun 2017.

 

“Faktanya, badan Eropa memiliki visi yang jelas dan transparan mengenai kondisi keuangan klub, dan khususnya jumlah kontrak tahun jamak yang mengikatnya dengan para mitra (sponsor). Prosedurnya sedang berlangsung dan ada keyakinan melangkah ke arah positif.

 

“Paris Saint-Germain melakukan kontak permanen dengan lawan bicaranya di UEFA dan akan hadir dengan tenang di hadapan badan sepakbola Eropa pada 20 April untuk mempresentasikan kasus ini.

 

“Setelah penyelesaian ini lebih lanjut, maka media tidak bisa lagi mengabarkan hal-hal yang tidak sesuai fakta sekaligus menjatuhkan nama baik klub.”

 

PSG sebelumnya dihukum di bawah peraturan FFP pada Mei 2014 ketika perjanjian sponsor klub milik Qatar dengan Otoritas Pariwisata Qatar dinilai memiliki nilai yang tidak adil oleh panel investigasi independen UEFA.

 

Seiring dengan denda € 60 juta – yang kemudian dikurangi menjadi € 20 juta – PSG memiliki skuad Liga Champions yang terbatas menjadi 21 pemain di musim 2014-15, sementara pembatasan pengeluaran klub di bursa transfer juga diberlakukan.