Martinez: Lukaku Bisa Jadi Penyerang Terbaik Di Dunia

BolaSempak – Tidak ada satupun yang membantah kalau Romelu Lukaku adalah salah satu penyerang paling tajam di Liga Primer Inggris. Penyerang asal Belgia ini merupakan top skorer sementara Liga Inggris dengan torehan 21 gol. Hal ini membuatnya disinyalir akan segera meninggalkan klubnya saat ini Everton dan bergabung dengan klub besar lainnya.

 

Pelatih tim nasional Belgia yang juga merupakan mantan manajer Everton, Roberto Martinez melemparkan pujian kepada Lukaku dengan mengatakan kalau ia dapat menjadi penyerang terbaik di dunia dalam beberapa tahun ke depan. Martinez yang kini kembali bekerja sama dengan Lukaku di tim nasional percaya kalau batasan bagi Lukaku hanyalah langit.

 

“Ketika Anda bekerja bersama Rom (Lukaku), Anda akan mengerti kalau ia hidup untuk sepakbola. Semua dalam hidupnya adalah mengenai sepakbola. Dia selalu ingin untuk berbuat lebih banyak di sesi latihan. Dari usia yang masih sangat mudah, ia telah memiliki rekor gol yang sangat luar biasa. Setiap pesepakbola yang menjadi pemain yang spesial di level tertinggi pasti memiliki sesuatu yang sangat luar biasa, dan bagi Rom hal itu adalah kemampuannya mengancam gawang lawan,” puji Martinez kepada acara BBC, Football Focus.

 

Martinez juga menyatakan bagaimana kerasnya Lukaku berlatih dan mencoba meningkatkan permainannya.

 

“Dari usia 21 hingga 23 tahun, ia berubah dengan cukup banyak. Ia ingin berkembang, karena itu ia melatih permainan hold up dan mencoba menggunakan tubuhnya untuk melindungi bola. Ia juga terus melatih pergerakannya di dalam kotak pinalti. Ia tidak pernah kehilangan kualitasnya yang luar biasa untuk mencetak gol.Pada usia 23 tahun, saya percaya bahwa ia memiliki peluang untuk menjadi penyerang nomor satu di dunia karena ia memiliki segalanya.”

 

Langkah awal menjadi penyerang nomor satu di dunia dapat dimulai Lukaku saat berjuang bersama rekan-rekannya di tim nasional di bawah arahan Martinez malam nanti, saat pemuncak klasemen Grup H Belgia akan ditantang runner-up Yunani di Brussels. (AA)