Maradona Komentari Peluang Argentina di Piala Dunia 2018

bolasempak.com Diego Maradona mengatakan banyak tim yang kehilangan rasa takut terhadap Argentina dan yakin Lionel Messi bisa menyamarkan masalah serius di sampingnya.

 

Tim asuhan Jorge Sampaoli memasuki Piala Dunia dengan kemenangan 3-1 atas Ekuador dalam pertandingan kualifikasi terakhir pada bulan Oktober lalu, di mana Messi mencetak hat-trick secara dramatis.

 

Kekhawatiran tentang kekuatan mereka secara mendalam kembali terlihat di bulan November, ketika mereka memimpin 2-0 namun akhirnya kalah 4-2 dari Nigeria dalam pertandingan persahabatan di Krasnodar.

 

Maradona, yang membawa negaranya memenangkan Piala Dunia pada tahun 1986, memberikan penilaian yang mengejutkan mengenai apa yang dimiliki timnas Argentina sekarang ini dan sangat prihatin dengan pilihan lini tengah mereka jelang turnamen di Rusia.

 

“Kami tidak memiliki lini tengah yang pantas untuk ditampilkan,” katanya pada El Popular (11/2/2018). “(Lucas) Biglia? dengan segala rasa hormat, bagaimana bisa dibayangkan dia akan mengenakan jersey tim nasional?

 

“Hari ini, kecuali Messi, banyak yang telah kehilangan rasa hormat untuk tim Argentina. Tidak ada yang takut pada kami, lihatlah pada pertandingan terakhir dengan Nigeria, tim ini hampir kebobolan delapan kali dan Anda tahu apa yang terjadi jika saya masih aktif bermain di waktu yang sama.

 

“Tapi Sampaoli beruntung. Jika Messi sedang bagus, dia akan menanggung semua kesalahan dalam tim.

 

“Kami memiliki peluang 60% untuk menjadi juara di Piala Dunia. Mengapa? karena yang lain dapat membentuk paduan suara, tapi mereka tidak akan pernah bisa menggantikannya sebagai penyanyi. Dia satu-satunya penyanyi.

 

“Ini sangat menyakitkan, tapi kenyataannya sangat buruk bagi kami dan saya tidak dapat melihat jalan keluarnya, judulnya adalah: ‘Setelah Messi, apa selanjutnya? Setelah Messi, tidak ada apa-apa.”

 

Maradona menganggap sebagian dari masalahnya adalah mencari striker murni dan tidak dapat memahami alasan Sampaoli lebih menyukai Icardi dibandingkan Gonzalo Higuain.

 

“Memalukan jika mengandalkan Icardi, Pipita (Higuain) sepuluh kali lebih baik dari Icardi,” tambahnya. “Orang itu (Sampaoli) tidak tahu apa-apa, satu-satunya yang dia tahu adalah apa yang akan dia makan di rumah temannya. Pipita harus memiliki kesempatan baru.”

 

Pria berusia 57 tahun ini juga merasa Carlos Tevez yang kini bermain untuk Boca Juniors pantas mendapat kesempatan di Piala Dunia tahun ini.

 

“Tentu saja ini bukan hal yang harus diperdebatkan,” katanya saat ditanya apakah Tevez harus masuk dalam skuad. “Kami tidak punya apa-apa lagi, kami harus mencari tempat lebih dalam untuk mencari siapa yang menjadi nomor sembilan.”