Cavani Ungguli Ibrahimovic dan Menjadi Pencetak Gol Terbanyak PSG

bolasempak.com Edinson Cavani akhirnya menjadi pencetak gol terbanyak Paris Saint-Germain setelah mencetak gol ke-157 bagi klub tersebut dalam kemenangan atas Montpellier pada Sabtu malam.

.

Striker asal Uruguay yang bergabung dari Napoli pada 2013 tersebut mengalahkan Zlatan Ibrahimovic sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.

 

Gol yang dicetaknya pada menit ke-12 melawan Montpellier adalah gol ke-21 di Ligue 1 sepanjang musim ini, dan mantan pemain Palermo itu merayakannya dengan melemparkan bajunya ke arah para penggemar di Parc des Princes, sehingga diberi peringatan kartu kuning oleh wasit Schneider.

 

Setelah pertandingan berakhir, presiden (PSG) Nasser Al-Khelaifi masuk ke lapangan dan mempresentasikan sebuah trofi yang menggambarkan rekor gol milik pemilik nomor punggung 9 tersebut.

 

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, sang presiden mengatakan: “Ini adalah malam yang sangat luar biasa, menjadi sejarah baru dengan pesepakbola profesional yang memberikan dedikasi tinggi.

 

“Nama Edinson Cavani akan selalu ada di hati penggemar, dengan segala kontribusinya dan pencapaiannya, saya ingin mengucapkan terima kasih.”

 

Dan menanggapi hal tersebut, dalam wawancara diluar lapangan, sang striker mengungkapkan kegembiraannya.

 

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa, saya sangat emosional,” kata Cavani kepada Canal +. “Dalam hidup, Anda tidak selalu diberi begitu banyak penghargaan. Saya sangat puas, sangat senang berada di sini.

 

“Klub ini adalah klub yang memiliki ambisi tinggi dan alasan itulah yang membuat saya datang ke Prancis. Memiliki tujuan besar dan Eropa adalah target setiap musim.

 

“Saya juga merasa senang bisa memecahkan rekor yang dimiliki orang yang pernah menjadi rekan di tim ini, saya menghormatinya dan ingin menambah gol selama berseragam PSG.”

 

Gawang yang akrab bagi Cavani adalah Saint-Etienne, dimana dia telah mencetak 11 gol dan memiliki musim paling produkti pada musim 2016-17, mencetak 49 gol dalam 50 pertandingan.

 

Menanggapi pencapaian tersebut, Cavani menambahkan: “Mungkin (Saint) Etienne adalah lawan yang jadi favorit saya, tapi bukan berarti mereka tim yang lemah, mereka selalu menyulitkan.

 

“Semua tim di Prancis sangat menyulitkan, dan terkadang seorang pemain memiliki keberuntungan menghadapi tim tertentu.”