Korupsi, Asosiasi Sepakbola Ghana Dibubarkan Oleh Pemerintah

Asosiasi Sepakbola Ghana (GFA)

bolasempak.com Asosiasi Sepakbola Ghana (GFA) telah dibubarkan oleh pemerintah negara itu di tengah tuduhan korupsi dan penyuapan.

 

Nana Akufo-Addo (presiden Ghana) membuat keputusan pada hari Kamis setelah rekaman muncul dari sebuah film dokumenter yang diduga mengungkap penipuan dan korupsi di bawah kepemimpinan Kwesi Nyantakyi.

 

Dalam film dokumenter ‘Ketika Keserakahan dan Korupsi Menjadi Norma’, Nyantakyi digambarkan menerima hadiah uang dari seorang reporter yang menyamar yang berpura-pura menjadi seorang pengusaha.

 

Pemerintah Ghana akan mengumumkan “tindakan sementara untuk mengatur kegiatan sepakbola di negara itu sampai badan baru dibentuk”.

 

“Pemerintah terkejut dan marah pada isi dari video dokumenter yang baru-baru ini disiarkan, terkait penyelidikan yang dilakukan ke administrasi sepakbola oleh wartawan, Anasa Aremeyaw, yang berjudul ‘Nomor 12: Ketika Keserakahan dan Korupsi Menjadi Norma’,” sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh menteri informasi Ghana Mustapha Amid (7/6/2018).

 

“Film dokumenter ini memperlihatkan gangguan fungsi kotor Asosiasi Sepakbola Ghana (GFA), yang ditandai dengan kecurangan, korupsi dan suap yang tersebar luas. Sebagai akibat dari sifat membusuk di dalam GFA, pemerintah telah memutuskan sebagai berikut:

 

“Tingkah laku semua pejabat GFA, bersama dengan Dirjen Pejabat Otoritas Olahraga Nasional (NSA) yang ditangguhkan, Robert Sarfo Mensah, yang ditunjukkan dalam film dokumenter terlibat dalam tindakan kriminal yang patut dipertanyakan, dan akan diserahkan pada pihak Polisi untuk penyelidikan lebih lanjut dan tindakan yang tepat dan Polisi harus mengambil semua langkah yang relevan seperti yang diperlukan untuk memastikan bahwa isi dokumenter tersebut benar-benar diselidiki.

 

“Mempertimbangkan sifat meluasnya pembusukan yang melibatkan pejabat tinggi GFA, pejabat NSA atas administrator sepakbola dan wasit, pemerintah telah memutuskan untuk segera mengambil langkah agar GFA dibubarkan. Kemudian pemerintah akan segera mengumumkan tindakan sementara untuk mengatur kegiatan sepakbola di negara ini, sampai badan baru terbentuk sepatutnya.

 

“Dan pemerintah akan mengkomunikasikan keputusan ini kepada Konfederasi Sepakbola Afrika dan Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional (FIFA), dan terlibat dengan mereka dalam perkembangan ini untuk memetakan jalan ke depan bagi sepakbola Ghana.”

 

Sebelumnya pada hari Kamis, GFA merilis pernyataan tentang dugaan tindakan korupsi, meminta salinan rekaman yang belum dikonsultasikan terlebih dahulu.