Iran Beri Sanksi Dua Pemain Yang Bertanding Melawan Israel

BolaSempak Iran telah melarang dua pesepakbola untuk mewakili tim nasional setelah menghadapi klub Israel di ajang kualifikasi Liga Europa, juru bicara pemerintah itu mengumumkan.

 

Kapten tim nasional Iran, Masoud Shojaei, dan gelandang Ehsan Haji Safi bermain untuk klub Yunani Panionios melawan salah satu klub asal Israel Maccabi Tel Aviv pekan lalu.

 

Meskipun mereka tidak bermain di leg pertama kualifikasi Liga Europa di Israel, mereka tampil dalam kekalahan 1-0 di kandang sendiri atas Tel Aviv pada 3 Agustus lalu, yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap kebijakan pemerintah Iran.

 

Iran tidak mengakui Israel sebagai sebuah negara dan melarang semua atlit mereka untuk bermain melawan tim asal Israel manapun, dan hal itu sudah ditegaskan oleh pihak pemerintahan Iran.

 

“Sudah pasti Masoud Shojaei dan Ehsan Haji Safi tidak akan pernah diundang untuk bergabung dengan tim sepakbola nasional karena mereka melanggar garis merah )peraturan olahraga Iran),” kata wakil menteri olahraga Iran, Mohammad Reza Davarzani di televisi pemerintah, diberitakan oleh The New York Times.

 

“Mereka memiliki kontrak finansial dengan klub yang harus dibayar dan bermain untuk tim tersebut, tapi untuk bermain dengan wakil rezim yang menjijikkan … tentu ini tidak dapat diterima oleh orang-orang yang ada di Iran.”

 

Shojaei berperan membantu Iran mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2018. Sedangkan Haji Safi berada di bangku cadangan dalam kemenangan atas Uzbekistan pada bulan Juni, dan dia diperkirakan akan bermain saat Iran melakukan perjalanan ke Rusia tahun depan.

 

Shojaei juga dikucilkan pada bulan Juni saat dia meminta presiden Iran, Hassan Rouhani, agar wanita bisa memasuki stadion untuk menyaksikan pertandingan tim. Wanita telah dilarang masuk stadion di Iran sejak tahun 1979, karena arena dianggap tidak sesuai untuk batas-batas wanita di negara tersebut.