Hitzfeld: Gotze Salah Satu Pesepakbola Terbaik di Jerman

BolaSempak Mantan pelatih kepala Borussia Dortmund, Ottmar Hitzfeld, yakin sosok Mario Gotze yang benar-benar bugar adalah salah satu pemain terbaik di Jerman yang pernah ada.

 

Gotze meluncur sebagai pesepakbola yang menarik banyak perhatian saat berusia 17 tahun di Dortmund, sementara sepakannya berhasil membawa tim nasional Jerman memenangkan Piala Dunia pada tahun 2014, namun karirnya terhambat oleh berbagai masalah kebugaran.

 

Pemain berusia 25 tahun itu kembali ke Dortmund dari Bayern Munich pada musim2016-17, namun dia hanya memiliki 16 penampilan di semua kompetisi setelah didiagnosis menderita gangguan metabolisme.

 

Gotze akhirnya mendapatkan kebugaran penuh jelang musim baru dan Hitzfeld (yang membawa Dortmund ke Bundesliga dan kemenangan di Liga Champions pada era 1990-an) memuji kualitas gelandang serang tersebut.

 

“Bagi saya dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Jerman, saat dia dalam kondisi baik, saat dia memiliki kebugaran, dia benar-benar memiliki kualitas luar biasa,” kata Hitzfeld kepada Eurosport.

 

“Ketika Gotze memegang bola, sesuatu terjadi dan kita bisa lihat apa yang idlakukannya diatas lapangan. Dia memiliki kecerdasan permainan dengan tingkat tinggi. Dia melihat ruang yang tidak dilihat orang lain.

 

“Dia bisa menangani bola seperti yang tidak bisa dilakukan orang lain. Dan kemudian dia memainkan umpan krusial, dan dia adalah sosok yang membahayakan pertahanan lawan.

 

“Dia memiliki segalanya yang membedakan sebagai seorang pemain top. Jadi saya harap musim depan, dia bisa menjadi lebih bugar karena dia harus memperjuangkan tempatnya di klub ataupun tim nasional.”

 

Kemudian ditanya tentang kondisi tim naisonal Jerman saat ini, Hitzfield menambahkan: “Ini benar-benar mengesankan, Jerman memiliki banyak kualitas dari para pemain muda. Mereka mengambil semua gelar internasional di semua tingkat tahun ini.

 

“Saya yakin masa depan tim nasional dan juga tingkat klub, akan ada persaingan dan prestasi yang lebih baik.”