Gara-Gara Pengaturan Pertandingan, FIFA Sanksi Mantan Pelatih El Salvador

Ramon Maradiaga

bolasempak.com Mantan pelatih tim nasional El Salvador, Ramon Maradiaga, telah diberikan larangan dua tahun dari semua kegiatan sepakbola oleh FIFA karena diduga gagal melaporkan upaya pengaturan pertandingan.

 

Penangguhan tersebut terkait dengan peristiwa sebelum kualifikasi Piala Dunia antara El Salvador dan Kanada pada September 2016 silam.

 

El Salvador sudah tidak dapat mencapai Rusia 2018 dan kalah dalam pertandingan dengan skor 3-1, meskipun Kanada gagal maju ke fase kualifikasi CONCACAF berikutnya setelah Honduras bermain imbang 0-0 dengan Meksiko.

 

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh FIFA mengumumkan bahwa Maradiaga telah melanggar peraturan yang berkaitan dengan penyuapan dan korupsi, bersama dengan yang berkaitan dengan tugas pengungkapan informasi, kerja sama dan pelaporan.

 

Badan sepakbola dunia itu juga menegaskan penyelidikannya menyimpulkan pemain menolak dan melaporkan dugaan ketidakwajaran.

 

“Penyelidikan terhadap Mr Maradiaga dibuka pada 18 Juli 2017, antara lain atas dasar laporan dari Departemen Integritas FIFA,” kata pernyataan FIFA melalui website resmi mereka (5/5/2018).

 

“Berdasarkan laporan tersebut, ruang investigasi menyelidiki dan menganalisis keterlibatan Maradiaga dalam upaya memanipulasi pertandingan, memungkinkan dan tidak melaporkan pertemuan yang diadakan antara pemain tim nasional El Salvador dan pihak ketiga, di mana kompensasi keuangan dijanjikan kepada para pemain sebagai gantinya karena mereka mengubah hasil pertandingan antara El Salvador dan Kanada.

 

“Tawaran itu ditolak dan dilaporkan oleh para pemain dari tim nasional El Salvador melalui konferensi pers pada 5 September 2016.”

 

FIFA mengumumkan mantan pemain internasional Honduras itu terkait pelarangannya akhir pekan ini, dan itu mulai berlaku dengan segera. Dia juga didenda 20.000 franc Swiss (€ 16.737 / $ 20.095).

 

Dan perwakilan badan sepakbola El Savador yang diwawancarai baru-baru ini mengaku tidak mengetahui kasus tersebut sebelumnya sampai FIFA mencium kecurigaan dari pertandingan.

 

“Tidak ada (yang mengetahui kasus semacam itu,” menurut perwaklian badan sepakbola El Savador. “Ini murni tentang bagaimana pelatih terdahulu lakukan terhadap suatu pertandingan, tidak ada korelasi dengan badan sepakbola negara ini.

 

“Tapi melihat terangkatnya kasus semacam ini, maka akan cukup bagus karena itu artinya siapapun yang mencoba bermain dengan cara seperti itu, akan ada sanksi yang bisa mematikan karir, dan membuat efek jera.

 

“Kami akan mendukung penuh kebijakan dan tindakan FIFA untuk pengaturan pertandingan, karena ada nilai-nilai olahraga yang dicederai.”