FIFA Ubah Pengundian Piala Dunia ?

FIFA Ubah Pengundian Piala Dunia ?

FIFA Ubah Pengundian Piala Dunia ?

BolaSempak FIFA telah mengkonfirmasi keempat pot untuk putaran final Piala Dunia 2018 akan dialokasikan berdasarkan peringkat dunia badan sepakbola tersebut.

 

Langkah tersebut merupakan perubahan dari edisi sebelumnya, di mana hanya Pot 1 yang ditentukan oleh posisi tim di klasemen sementara yang tersisa dikelompokkan oleh Konfederasi.

 

Tapi keputusan yang diambil oleh Panitia untuk Kompetisi FIFA berarti semua tim akan diunggulkan berdasarkan posisi mereka di peringkat bulan Oktober.

 

Meskipun begitu, FIFA akan bersikeras bahwa tidak lebih dari satu Konfederasi berada dalam satu grup.

 

Mengapa FIFA Ubah Pengundian Piala Dunia ?

Tuan rumah Rusia akan secara otomatis diunggulkan di Pot 1 bersama tujuh negara teratas lainnya, sementara tempat Brasil juga dijamin mengingat mereka telah memenuhi syarat dan dijamin akan berada dalam peringkat tujuh besar.

 

Jerman, Argentina dan Portugal juga akan mengambil tempat di grup utama seandainya mereka lolos, namun perlombaan untuk bergabung dengan satu grup tampak tidak memungkinkan.

 

Pot 2 tampaknya akan sama kuat, dengan Inggris, Prancis, Spanyol dan Italia di antara mereka yang mungkin terlibat.

 

Memastikan hal tersebut, FIFA dalam website resmi mereka mengumumkan: “Ada perubahan dari cara pengundian untuk Piala Dunia, dimana hal itu dipertimbangkan dan dimaksud untuk memeratakan sepakbola berdasarkan peringkat saat ini.

 

“Dengan adanya perubahan, diharapkan para penggemar sepakbola bisa lebih antusias dan juga setiap tim memiliki peluang lebih besar untuk memanfaatkan pertandingan sebaik mungkin.”

 

Mengenai putusan tersebut, presiden FIFA Gianno Infantino menambahkan: “Ini adalah penentuan yang belum terjadi sebelumnya. Organisasi telah sepakat untuk membuat perbedaan berdasarkan peringkat FIFA.

 

“Hal ini bisa menjadi alternatif dan solusi untuk mereformasi beberapa peraturan turnamen dan juga menambah daya tarik turnamen.

 

“Tapi tetap ada batasan-batasan yang akan dibuat tentang bagaimana sebuah negara bergabung dalam grup.”