FIFA Ambil Alih Asosiasi Sepakbola Kamerun

BolaSempak FIFA telah menunjuk komite normalisasi untuk menjalankan operasional Asosiasi Sepakbola Kamerun (FECAFOOT) untuk kedua kalinya dalam empat tahun.

 

Intervensi terbaru badan sepakbola dunia itu hadir setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga menegakkan keputusan yang diambil oleh Komite Olimpiade dan Olahraga Konsiliasi Kamerun dan Arbitrase Kamerun untuk membatalkan proses pemilihan untuk komite eksekutif saat ini, yang ditunjuk FECAFOOT pada tahun 2015 lalu.

 

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh FIFA pada tengah pekan ini, upaya untuk mendamaikan pemangku kepentingan sepakbola di Kamerun telah mengalami kegagalan.

 

Komite normalisasi akan dituntut menjalankan operasional FECAFOOT setiap hari, menyusun undang-undang baru dan melakukan pemilihan untuk membentuk komite eksekutif FECAFOOT yang baru.

 

Dengan menggandeng delegasi FIFA dan Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF), pengiriman komite tersebut diperkirakan tidak akan berlanjut sampai Februari 2018.

 

Tombi A Roko Sidiki terpilih sebagai presiden FECAFOOT pada bulan September 2015, disaat sebuah komite normalisasi sebelumnya telah ada sejak pemilihan tahun 2013 yang dibatalkan karena beberapa pertikaian.

 

Meskipun ada masalah dengan badan pemerintahannya, tim nasional Kamerun memenangkan Piala Afrika pada bulan Februari dan negara tersebut dijadwalkan untuk menyelesaikan semua masalah internal pada tahun 2019.

 

“FIFA telah memutuskan untuk mengambil alih badan sepakbola Kamerun karena beberapa hal yang dianggap mengancam olahraga ini di negara tersebut. Karena mereka juga sebagai salah satu negara yang memiliki kepentingan di sepakbola Afrika dan dunia,” pernyatan FIFA di situs mereka.

 

“Ini akan memakan waktu yang cukup panjang, dan dengan ini, kami mengajak CAF untuk bekerja sama.”

 

Di sisi lain Tombi A Roko Sidiki yang terpilih sebagai presiden FECAFOOT, menyatakan: “Saya tidak begitu memahami kenapa harus ada hukuman semacam ini. Semua berjalan dengan baik meskipun ada beberapa oknum yang memiliki kepentingan.

 

“Terlepas dari apapun, atau jabatan saya di organisasi, saya berharap sepakbola kami bisa menjadi lebih baik.”