Essam El Hadary, Si Tua-Tua Keladi

BolaSempak – Mesir sukses melaju ke babak final Piala Afrika 2017 setelah mengalahkan Burkina Faso. Tampil di bawah tekanan sepanjang laga, Mesir patut berterimakasih kepada penjaga gawang mereka, Essam El Hadary. El Hadary bukan hanya menghalau sejumlah peluang yang didapatkan Burkina Faso di waktu normal, tetapi juga menepis dua tendangan pinalti ketika laga harus diselesaikan dengan adu tendangan pinalti yang akhirnya dimenangkan oleh Mesir dengan skor 4-3.

 

Sekilas, prestasi El Hadary terlihat tidak terlalu istimewa. Sudah banyak cerita mengenai penjaga gawang yang tampil heroik dengan menepis beberapa tendangan pada babak adu pinalti. Tetapi torehan El Hadary tersebut akan terlihat jauh lebih baik ketika melihat statistik sang penjaga gawang selama Piala Afrika 2017. Ia memang harus kebobolan pada saat melawan Burkina Faso, waktu normal berakhir dengan skor 1-1, tetapi di laga-laga sebelumnya, El Hadary sukses mencatatkan clean sheet pada seluruh empat laga sebelum semifinal. Dan yang lebih luar biasa lagi adalah fakta bahwa usia El Hadary saat ini telah menginjak 44 tahun.

 

Pepatah ‘usia hanyalah sebuah angka’ tampak terpancar betul dari penampilan El Hadary. Laga melawan Burkina Faso merupakan penampilannya yang ke-150 bagi Mesir, dan berhasil ia rayakan dengan cara terbaik. El Hadary juga telah memenangkan empat gelar Piala Afrika, namun ia masih lapar untuk merebut gelar kelima, yang akan membuatnya mencetak sejarah sebagai pemain dengan gelar Piala Afrika terbanya. Ia adalah panutan bagi rekan-rekan satu tim di Mesir.

 

“Saya sering bercerita kepada rekan-rekan mengenai kesuksesan kami merebut empat gelar juara. Hal tersebut memotivasi mereka, dan saya rasa mereka suka mendengarkannya. Tim ini berdeterminasi tinggi, dan saya menganggap memperlakukan mereka sebagaimana seorang kakak memperlakukan adiknya,” ucap El Hadary kepada media.

 

El Hadary bukan hanya mampu memotivasi rekan-rekan satu timnya, ia juga telah menunjukkan cerita yang sesungguhnya dengan heroik di atas lapangan. Di partai final, Mesir akan menghadapi pemenang laga antara Ghana dan Kamerun. (AA)