Effenberg Sebut Mantan Timnnya Tertinggal Dari Klub Lain di Eropa

BolaSempak Mantan kapten Bayern Munich, Stefan Effenberg, percaya bahwa transfer Neymar senilai € 222 juta ke Paris Saint-Germain menunjukkan bahwa juara Bundesliga itu tertinggal dari spara rival mereka di level Eropa, mengklaim bahwa dia tidak akan terkejut jika klub tersebut tidak memenangkan Liga Champions dalam 10 tahun ke depan.

 

PSG memenuhi klausul rilis Barcelona Neymar beberapa waktu lalu untuk memecahkan rekor transfer dunia dan menegaskan kembali dirinya sebagai kekuatan Eropa menyusul musim pertama yang mengecewakan di bawah kepelatihan Unai Emery.

 

Sementara itu Bayern, memecahkan rekor transfer mereka sendiri pada bulan Juni saat merekrut Corentin Tolisso dari Lyon dengan biaya yang lebih rendah dari standar saat ini, € 41.5 juta.

 

Bavarians adalah dinobatkan sebagai penguasa di Eropa terakhir kali pada tahun 2013, namun Effenberg mengatakan bahwa mantan timnya itu harus mulai bersaing dengan klub papan atas benua tersebut secara finansial jika mereka memiliki modal untuk meraih kemenangan di Liga Champions.

 

“Tidak mudah bagi Bayern, atau justru sebaliknya,” kata Effenberg kepada T-Online. “Anda melihat bagaimana tim lain membaik ketika angka € 222 juta diinvestasikan untuk Neymar.

 

“Paris tentu saja berada di antara favorit Liga Champions. Mereka lapar dan punya pilihan lain, semua yang mereka lakukan dan dana yang dikeluarkan sejauh ini menunjukkan betapa besar ambisi mereka untuk memenangkan sesuatu.

 

“Jika (Presiden Bayern) Uli Hoeness kemudian secara terbuka mengatakan ‘tidak, kami belum siap membayar seorang pemain dengan nilai itu’, maka kesenjangan antara klub-klub ini semakin berkembang.”

 

Ditanya apakah dia akan terkejut jika Bayern tidak memenangkan Liga Champions dalam satu dekade berikutnya, Effenberg menjawab: “Tidak, saya tidak akan terkejut. Ini adalah hasil klausul pelepasan yang dibayar.

 

“Anda bisa melihat pergerakan Paris, Barcelona, Real Madrid dan juga klub Inggris dengan segala kemungkinan mereka. Jika Bayern tidak membuat gebrakan serupa,  celahnya akan bertambah besar dan sekarang sudah terlihat besar.”