Chicharito Layak Disandingkan Dengan Legenda Meksiko

BolaSempak – Setelah penantian yang panjang, Javier “Chicharito” Hernandez akhirnya berhasil menggoreskan namanya di dalam buku sejarah tim nasional Meksiko. Golnya di menit ke-7 pada laga melawan Kosta Rika membawa torehan golnya untuk timnas Meksiko menjadi 46 gol dari 89 penampilan. Angka tersebut persis sama dengan yang ditorehkan oleh Jared Borgetti yang kini melihat rekornya disamai oleh Chicharito.

 

Butuh waktu sembilan bulan bagi Chicharito untuk mencetak gol penyama rekor tersebut, dan keberhasilannya jelas menghilangkan beban berat yang ada di pundaknya.

 

“Ini hal yang sangat indah. Untuk rasa percaya diri saja, tentu saja menjadi pencetak gol terbanyak sangat membantu. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak pernah saya impikan atau bayangkan, tetapi hal yang paling penting adalah hasil dari kerja sama tim,” tukas Chicharito seusai laga.

 

Pelatih timnas Meksiko, Juan Carlos Osorio juga turut senang melihat anak asuhnya berhasil menyamakan rekor setelah sempat menjalani periode yang sulit.

 

“Selama satu pekan latihan terakhir, Javier gagal mengonversi sejumlah peluang bagus di depan gawang. Tetapi kami berharap dan selalu yakin ia akan mencetak gol. Tentu hal ini membuat kami semua sangat bahagia karena kami percaya Javier adalah seorang penyelesai yang ulung dan hari ini juga menjadi seorang pemain tim yang bagus.”

 

Chicharito tampak bukan hanya sekedar menyamakan rekor tersebut, dia juga tampak akan segera memecahkan rekor tersebut untuk membawanya menjadi pemegang rekor tunggal pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Meksiko tersebut. Pertanyaan yang kini timbul adalah, apakah Chicharito kini dapat ditahbiskan sebagai pemain terhebat dalam sejarah El Tri?

 

Pertanyaan ini sangat sulit untuk dijawab. Rafa Marquez, yang kini masih menjadi rekan satu tim Chicharito di timnas, memiliki lebih banyak prestasi di Eropa dan telah menjadi kapten timnas setidaknya dalam satu pertandingan dalam empat gelaran Piala Dunia terakhir. Hugo Sanchez mungkin tidak terlalu bersinar di timnas, tetapi pencapaiannya di La Liga dimana ia masih menjadi pencetak gol terbanyak keempat kompetisi tersebut dan memenangkan lima gelar La Liga tidak dapat dihiraukan. Ada juga Cuauhtemoc Blanco yang membawa Meksiko memenangkan Piala Konfederasi di tahun 1999.

 

Namun satu hal yang pasti, Chicharito telah mengukir namanya untuk setidaknya berdiri sejajar dengan para legenda di atas. Ia selalu ada saat Meksiko membutuhkan gol. Piala Dunia 2010 melawan Perancis, Piala Dunia 2014 melawan Kroasia, dan gol pembuka melawan Amerika Serikat di Piala CONCACAF menjadi sedikit bukti bahwa Meksiko masih membutuhkan gol dari The Little Pea di tahun-tahun mendatang. (AA)