Cheick Tiote Meninggal Dunia

BolaSempak – Kabar duka menyelimuti dunia sepakbola. Gelandang Beijing Interprises yang juga merupakan pemain tim nasional Pantai Gading, Cheick Tiote menghembuskan nafas terakhir pada hari Senin, 5 Juni 2017 kemarin setelah tidak sadarkan diri dalam sebuah sesi latihan klub.

 

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh agen sang pemain, Emanuele Palladino.

 

“Dengan kesedihan mendalam, saya mengonfirmasikan kalau klien saya, Cheick Tiote telah meninggal dunia hari ini setelah tidak sadarkan diri dalam sebuah sesi latihan. Kami tidak dapat mengatakan hal lain saat ini dan saya meminta kepada semua pihak untuk menghargai privasi dari keluarga dalam waktu yang sulit ini. Mohon doanya dari semua,” tukas Palladino.

 

Dilahirkan di Pantai Gading, Tiote merupakan bagian dari skuad timnas Pantai Gading yang memenangkan kejuaraan Piala Afrika 2015. Ia memulai karir profesionalnya di Belgia bersama Anderlecht di tahun 2005 sebelum pindah ke klub Belanda FC Twente, dimana ia membuat 86 penampilan dan memenangkan gelar juara Eredivisie Belanda di musim 2009/2010 di bawah asuhan pelatih Steve McClaren.

 

Tetapi Tiote tentu paling diingat saat berseragam Newcastle United, klub Liga Primer Inggris yang ia bela selama tujuh tahun. Pada bulan Februari 2011, nama Tiote akan dikenang selamanya dalam buku sejarah Liga Primer dalam laga Newcastle menghadapi Arsenal, dimana The Magpies sempat tertinggal 4-0. Tiote mencetak gol penyeimbang yang spektakuler melalui tendangan voli dari luar kotak pinalti, membuat laga berakhir dengan skor 4-4 dan digambarkan sebagai salah satu comeback terbaik sepanjang sejarah.

 

Sejumlah mantan rekan satu tim dan mantan pelatih memberikan ucapan belasungkawa mereka melalui berbagai platform sosial media. Newcastle United juga memberikan penghormatan kepada sang pemain dengan sebuah ucapan dari para mantan pemain mereka.

 

“Kami sangat sedih setelah mengetahui kematian tragis dari Cheick Tiote yang baru berusia 30 tahun. Pikiran dari semua orang di Newcastle United berada bersama dengan keluarga, teman, rekan dan semua orang yang berhubungan dengan Cheick,” demikian bunyi pernyataan dari Newcastle.

 

“Saya merasakan kesedihan mendalam sore ini setelah kepergian Cheick. Sepanjang saya mengenalnya, ia adalah seorang profesional sejati, berdedikasi dan di atas segalanya, seorang pria yang hebat. Hati kami berada bersama keluarganya dan teman dalam waktu yang sulit ini,” imbuh manajer Newcastle, Rafael Benitez. (AA)