Arjen Robben Resmi Pensiun Dari Timnas Belanda

BolaSempak Arjen Robben memutuskan pensiun dari sepakbola internasional setelah Belanda gagal lolos ke Piala Dunia, dimana hal itu dikonfirmasi setelah kemenangan 2-0 atas Swedia.

 

Pemain sayap Bayern Munich itu membuat debut untuk Oranje pada tahun 2003 dan pertandingan pada hari Selasa membuatnya meraih caps ke-96 dengan penampilan cemerlang.

 

Robben adalah pemain terbaik saat melawan Swedia dan dipilih sebagai kapten tim, dia mencetak dua gol dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Belanda sepanjang masa.

 

Diwawancarai setelah pertandingan, Robben yang kini berusia 33 tahun mengatakan: “Saya kecewa dengan hasilnya, kami menang tapi segalanya masih sangat kurang.

 

“Kami punya kesempatan untuk lolos, tapi gol pertandingan ini tidak cukup, andai kami lebih maksimal di pertandingan sebelumnya, mungkin kami bisa mempertahankan harapan dari para pendukung.

 

”Mungkin tugas saya sudah selesai sampai disini, saya akan berkonsentrasi untuk bermain di klub dan memberikan dukungan dari jauh untuk tim nasional. Sudah waktunya Belanda membuat perubahan dari segi pemain, tim nasional selalu punya pemain hebat.

 

”Saya berharap kekecewaan ini bisa menjadi cambuk bagi rekan-rekan yang lebih muda dan saya akan memberikan apa yang saya bisa jika tim membutuhkan saya.”

 

Di sisi lain pelatih Belanda, Dick Advocaat, memberi penghormatan kepada Arjen Robben setelah pensiun dari sepakbola internasional, mengatakan bahwa mereka “akan kehilangan” salah satu “pemain terbaik” dunia.

 

Berbicara kepada wartawan setelah pertandingan, Advocaat mengatakan: “Arjen adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Dia masih akan melakukan tugasnya di tingkat klub.

 

“Tapi hal ini adalah kehilangan besar bagi tim nasional, karena dia adalah pemain berkualitas. Kami akan merindukannya, tidak ada keraguan tentang itu. Saya berharap dia mendapatkan keberuntungan lebih baik di sisa karirnya.

 

“Saya tahu seperti apa kualitasnya, dia adalah pemimpin di lapangan, dia salah satu yang bisa diandalkan untuk level tim nasional dan juga klub. Jika saja dia masih ingin kembali ke tim ini, kami akan terbuka.

 

”Usianya masih bisa bersaing di level kompetitif, bahkan di masa depan dia bisa menjadi mentor untuk tim ini.”