Roma Lolos, Fiorentina Gugur

BolaSempak – Dua klub Serie A Italia, AS Roma dan Fiorentina memiliki nasib yang berbeda pada putaran 32 besar ajang Europa League. Kendati sama-sama menelan kekalahan di leg kedua menghadapi lawan masing-masing, namun kedua tim memiliki perasaan yang bertolak belakang. AS Roma jelas sumringah karena tetap lolos kendati kalah 1-0 dari Villarreal di babak kedua, sementara Fiorentina patut gigit jari karena disingkirkan oleh Borussia Monchengladbach walaupun sempat unggul 3-0 secara agregat.

 

Lolosnya AS Roma tidak lepas dari kemenangan besar 4-0 ketika laga leg pertama di kandang Villarreal. Dalam laga tersebut, Roma menaklukkan Villarreal dengan mudah berkat hattrick dari Edin Dzeko. Hasil tersebut membuat Roma dengan nyaman menjalani babak kedua. Pelatih Luciano Spalletti mengistirahatkan sebagian pemain intinya dan menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk tidak memaksa menyerang.

 

Rafael Santos Borre membawa Villarreal unggul ketika laga baru memasuki menit ke-15. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak pinalti Roma, Santos Borre mencetak gol dengan mudah. Sayang, hingga laga berakhir Villarreal tidak mampu mencetak gol lagi, sehingga keunggulan tiga gol Roma tidak mampu terkejar lagi.

 

Berbeda dengan Roma, Fiorentina hanya memasuki laga dengan keunggulan 1 gol dari leg pertama yang dibawa dari kandang Borussia Monchengladbach. Bermain di kandang sendiri di Stadion Artemio Franchi, Fiorentina sejatinya mampu unggul dua gol terlebih dahulu melalui gol Nikola Kalinic dan Borja Valero sehingga membuat mereka sempat unggul 3-0 dalam agregat sementara. Namun tim tamu Borussia Monchengladbach melakukan comeback yang sempat dikira mustahil.

 

Lars Stindl memperkecil ketinggalan Monchengladbach empat menit sebelum babak pertama usai. Usai turun minum, Stindl lagi-lagi mencetak gol hanya dua menit setelah laga kembali dimulai. Stindl kemudian melengkapi hattrick setelah kembali mencetak gol pada menit ke-55. Hattrick dari Stindl membuat agregat berimbang 3-3, namun Monchengladbach unggul gol tandang. Andreas Christensen menyegel kemenangan Monchengladbach lima menit setelah gol ketiga Stindl, sekaligus memastikan tersingkirnya Fiorentina. (AA)