Protes Varela Terhadap Frankfurt

BolaSempakFull back Manchester United, Guillermo Varela menyerang balik Eintracht Frankfurt yang memutuskan kontrak masa pinjamannya setelah sang bek mendapatkan tato jelas partai final DFB Pokal dengan menanyakan apakah Real Madrid akan memperlakukan Sergio Ramos dengan cara yang serupa karena kegemarannya terhadap seni lukis tubuh tersebut.

 

Varela diperkirakan akan tampil sejak awal pada laga hari Minggu menghadapi Borussia Dortmund, tetapi menurut pernyataan yang dirilis oleh Frankfurt, tidak menuruti keinginan pelatih Niko Kovac dan para dokter klub ketika mendapatkan tato tersebut.

 

Area di sekitar tato tersebut kemudian mengalami memar, yang berarti pemain asal Uruguay tersebut meresikokan kemungkinannya berpartisipasi dalam laga krusial tersebut. Frankfurt kemudian bergerak cepat untuk mengakhiri afiliasi Varela dengan klub mereka dengan memutus kontrak pinjamannya dengan dalih sanksi personal dan mengirimnya kembali ke United.

 

Bek berusia 24 tahun tersebut merasa terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Frankfurt dan dengan cepat memberikan contoh pemain lain yang mendapatkan tato sebelum laga, tetapi ia merupakan satu-satunya yang mendapatkan sanksi atas hal tersebut.

 

“Saya sangat ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Real Madrid dengan Sergio Ramos. Ia mendapatkan tato setiap pekan,” protes pemain yang menghabiskan musim 2014/2015 di klub cadangan Real Madrid sebagaimana yang dikutip oleh Bild.

 

“Saya tidak dapat menjelaskan kenapa saya mendapatkan hukuman yang begitu berat. Selain itu, saya bukan satu-satunya pemain Eintracht yang mendapatkan tato baru sebelum laga final. Tetapi saya merupakan satu-satunya pemain yang ‘disalibkan’ selayaknya saya telah melakukan sesuatu yang berlawanan dengan keinginan pelatih, atau saya melakukan hal yang lain. Kenapa ada peraturan yang berbeda untuk pemain yang berbeda? Itu adalah sebuah misteri. Saya tidak akan melakukan apapun yang akan merugikan tim saya.” (AA)