Penggemar Feyenoord Dilarang ke Napoli Untuk Pertandingan Liga Champions

BolaSempak Feyenoord telah mengungkapkan bahwa pemerintah daerah di Naples telah melarang pendukung mereka menghadiri pertandingan Liga Champions melawan Napoli pada 26 September mendatang.

 

Laporan tersebut muncul bulan lalu dengan mengatakan bahwa tiket untuk pertandingan Grup F tidak akan tersedia bagi penggemar tim tamu, dan pembatasan tersebut dikonfirmasi oleh juara bertahan Belanda tersebut pada hari Senin.

 

Sebuah pernyataan dari pemerintah Provinsi Naples menyatakan kekhawatiran mengenai bentrokan antara kedua pendukung berada di balik keputusan mereka.

 

Menurut laporan, kekhawatiran tersebut disebabkan oleh masalah antara penggemar Feyenoord dan Roma di Liga Europa 2015, ketika ada kerusakan permanen bernilai € 1 juta terkait air mancur Barcaccia yang sudah berusia 500 tahun di ibukota Italia tersebut.

 

Karena keputusan tersebut, Feyenoord tidak dapat menjual tiket untuk pertandingan Eropa mendatang.

 

Sebuah pernyataan dari Feyenoord: “Hari ini (Senin) Feyenoord menerima salinan dokumen yang dikeluarkan untuk SSC Napoli oleh Prefektur Naples.

 

“Hal ini menegaskan keputusan bahwa tidak ada penggemar asal Belanda yang akan diterima di Stadio San Paolo untuk pertandingan antara SCC Napoli dan Feyenoord pada tanggal 26 September. Klub Italia dilarang menjual tiket untuk pertandingan ke para penggemar klub Belanda.

 

“Ini adalah penyesalan Feyenoord bahwa tim asuhan pelatih Giovanni van Bronckhorst tidak akan mendapat keuntungan dari dukungan penggemar klub tersebut dalam pertandingan kedua grup Liga Champions.

 

“Sebagai tanggapan atas keputusan pihak berwenang Italia, klub tersebut telah memutuskan untuk tidak mengatur sebuah perjalanan ke Feyenoord Business Club. Skuadnya tidak akan diikuti oleh sekelompok kecil pejabat klub.”

 

Melihat kenyataan terkait keputusan tersebut, pihak Napoli pun menanggapi dengan penyataan: “Hal ini sudah disepakati. Karena ini juga menyangkut keputusan pemerintah yang tidak bisa di intervensi pihak manapun.

 

“Tim tamu (Feyenoord) akan datang tanpa dukungan, tapi segala penghormatan akan diberikan untuk juara bertahan Belanda.

 

“Sebagai salah satu tim terbaik di negara tersebut, Feyenoord akan membuat pertandingan menjadi lebih sulit. Tapi apapun hasilnya, sepakbola tetap harus menjunjung tinggi sikap fair play.”