Nagelsmann: Jangan Kaitkan Saya Dengan Bayern

BolaSempakPelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann, telah menjauhkan diri dari spekulasi yang menunjukkan bahwa dia bisa menggantikan Carlo Ancelotti di Bayern Munich.

 

Manajemen Bayern dilaporkan melihat pelatih berusia 30 tahun itu sebagai prospek manajerial jangka panjang dan juara Bundesliga itu dapat meningkatkan ketertarikan mereka menyusul pemecatan Ancelotti pada tengah pekan lalu.

 

Nagelsmann telah menunjukkan hasil mengagumkan sejak mengambil alih Hoffenheim pada Februari 2016, mengarahkan klub tersebut terbebas dari degradasi dua musim lalu dan menantang harapan untuk mencapai kualifikasi Eropa pada musim lalu.

 

Tapi saat dia sebelumnya berbicara tentang afinitasnya di Munich, Nagelsmann menjauhkan diri dari hubungan dengan Bayern.

 

“Jangan sertakan saya dalam spekulasi,” kata Nagelsmann kepada Sport1. “Bagian media kepada saya telah menjauhkan semuanya.”

 

Di sisi lain, Lothar Matthaus percaya Julian Nagelsmann bisa diunggulkan dibanding Thomas Tuchel untuk menggantikan Carlo Ancelotti di Bayern Munich.

 

Bayern, yang berada di posisi ketiga klasemen Bundesliga, membebaskan Ancelotti dari tugasnya setelah kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions di pertengahan pekan, dengan Willy Sagnol mengambil peran pelatih sementara Bavarian.

 

Nagelsmann – yang timnya berada di posisi kedua – telah lama dikabarkan sebagai target manajemen Bayern dan Matthaus berpikir mereka akan memilih pelatih berusia 30 tahun tersebut dibandingkan Tuchel.

 

“Saya percaya bahwa Nagelsmann lebih diunggulkan,” kata Matthaus kepada Sky. “Dia adalah kandidat teratas dan solusi jangka panjang. Akan ada kontak antara Bayern dan Hoffenheim, dan Bayern akan menginginkan target nomor satu mereka.

 

“Sampai saat ini terjadi, Anda harus menemukan solusi peralihan. Itulah mengapa saya tidak berpikir Thomas Tuchel akan menjadi pelatih di Bayern, itu akan menjadi solusi jangka panjang.

 

“Dia punya potensi besar, saya sangat ingat banyak yang meragukannya dan dia tidak menanggapi hal itu dan terus fokus pada pekerjaannya. Jadi siapa yang tidak menginginkannya ? Tentu saja Bayern layak untuknya.”

 

Tuchel telah tanpa pekerjaan sejak dia meninggalkan perannya di Dortmund pada akhir musim lalu menyusul finish di tempat ketiga Bundesliga dan kemenangan di ajang DFB-Pokal.