Meunier Mengaku Frustrasi di PSG

BolaSempak Thomas Meunier mengakui bahwa ia menemukan beberapa hal yang membuat sedikit frustrasi di Paris Saint-Germain saat ia bersaing dengan Dani Alves untuk seleksi skuad utama.

 

Pemain internasional Belgia itu bergabung dengan PSG pada awal musim lalu dan bermain 22 kali di Ligue 1, dengan Serge Aurier memberikan persaingan yang ketat di tim utama.

 

Meskipun pemain asal Pantai Gading telah pergi ke Tottenham yang berkompetisi di Premier League, tugas Meunier untuk mendapat peran tim utama tidak akan mudah, dengan Alves bergabung dengan status transfer bebas dari Juventus.

 

Namun, Meunier berhasil menyelesaikan empat pertandingan di liga sejauh ini, sama seperti pemain berusia 34 tahun asal Brasil, namun ia sama sekali tidak merasa penting, terutama dia belum tampil di Liga Champions musim ini.

 

Ketika ditanya apakah dia merasa frustrasi dengan situasi semacam itu, dia mengatakan kepada L’Equipe: “Ya, karena saya ingin bermain setiap pertandingan, entah melawan Gueugnon, Niort atau Bayern Munich.

 

“Saya ingin berada di lapangan setiap saat, saya berada di tim yang merupakan satu dari lima besar di dunia, di mana cadangan dan starter hampir mencapai level yang sama. Saya akan melakukan segalanya untuk mempersulit pilihan pelatih.

 

“Saya punya motivasi besar untuk sukses, dengan usia yang masih muda dan memiliki masa depan yang jelas. PSG selalu ingin memenangkan banyak hal, sama seperti saya yang ingin memenangkan segalanya.”

 

Meunier merasa seolah-olah berada pada posisi yang sama dengan musim lalu, bersikeras tidak ada kesenjangan kualitas antara Alves dan Aurier, namun ia tetap yakin bahwa staf teknis PSG dapat mengandalkannya.

 

“Bagi saya, Serge dan Dani sama, dengan kualitas yang sama,” tambahnya. “Dani memiliki pengalaman dan dia adalah pemimpin di lapangan.

 

“Ini sedikit merepotkan, saya lihat pilihan pelatihnya. Saya harus sabar terlebih dulu, karena saya bukan prioritas.

 

“Tapi saya akan melakukan segalanya untuk mempersulit pilihan pelatih sebanyak mungkin saat bermain. Saya melakukan apa yang saya bisa dan saya biasanya bermain bagus, yang penting adalah staf teknis karena mereka tahu mereka dapat mengandalkan saya, tapi mereka sudah tahu itu sejak musim lalu.”