Douglas Costa Pertimbangkan Masa Depan

BolaSempakWinger Bayern Munchen, Douglas Costa tengah mempertimbangkan masa depannya bersama jawara Bundesliga tersebut. Faktor menit bermain menjadi alasan utama bagi Costa menimbang-nimbang lagi masa baktinya bersama The Bavarians, terlebih setelah dua pemain sayap veteran Arjen Robben dan Franck Ribery memperpanjang kontrak mereka masing-masing bersama Bayern.

 

Costa hanya mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter sebanyak 8 kali di musim ini. Pelatih Carlo Ancelotti tampak tidak terlalu mempercayai kemampuan Costa, berbeda dengan Pep Guardiola yang menjadikan Costa sebagai bagian integral bagi skema permainan Bayern musim lalu.

 

“Faktor terbesar bagi saya adalah menit bermain. Saat musim berakhir nanti, saya dan manajemen klub akan duduk bersama untuk membahas situasi ini, tetapi saat ini saya hanya ingin menyelesaikan musim dengan baik dan mencoba memenangi semua trofi yang dapat kami menangi. Bukan keinginan saya meninggalkan Bayern saat ini. Saya yakin bahwa kami dapat memenangi semua gelar, Bundesliga, DFB Pokal, Champions League dan Club World Cup. Saya juga merasa dapat mencapai perkembangan yang maksimal di Bayern dan mencoba memenangkan Ballon D’Or,” tukas sang pemain kepada Bild.

 

Costa juga membenarkan bahwa dirinya sudah menerima sejumlah tawaran dari Inggris, Spanyol, dan juga ranah China. Ia juga mengungkapkan kekagumannya kepada Liga Primer Inggris, yang ia yakini sebagai salah satu liga terbaik di dunia.

 

“Memang benar ada kontak dengan beberapa tim dari Inggris, Spanyol, dan China, tetapi saya tidak bisa menyebutkan namanya. Saya menghargai Bayern. Setelah musim berakhir, kami akan melihat tawaran tersebut bersama-sama dan melihat apa tanggapan dari pihak klub sebelum mengambil keputusan bersama mengenai masa depan saya.”

 

“Menurut saya, Inggris punya liga terbesar di dunia. Sama seperti La Liga Spanyol, Liga Primer Inggris juga punya klub-klub besar dan sejumlah pemain kelas dunia. Bahasa di Spanyol akan lebih mudah bagi saya, tetapi bagi saya, Liga Primer Inggris adalah yang terbaik di dunia,” tutup pemain berusia 26 tahun ini.” (AA)