Ditaklukkan Sevilla di Old Trafford, Mourinho: “Saya Pun Pernah Menaklukkan Manchester United”

bolasempak.com Jose Mourinho mengklaim gugur di fase awal Liga Champions bukan “sesuatu yang baru” bagi Manchester United saat ia pernah mengalahkan klub tersebut dua kali sebelum bertugas di Old Trafford.

 

Mourinho telah mencapai babak perempat final sebanyak delapan kali dalam karir manajerialnya, namun timnya saat ini harus mengakui kekalahan agregat 1-2 dari Sevilla setelah Wissam Ben Yedder menjadi inspirasi kemenangan tim tamu.

 

Mourinho ketika melatih FC Porto dan Real Madrid berhasil mengalahkan United di Old Trafford dan manajer asal Portugal itu tidak terlalu riskan dengan apa yang dihasilkan klub berjuluk The Red Devils tersebut.

 

“Saya tidak ingin membuat drama, kami tidak punya waktu untuk itu,” kata Mourinho kepada wartawan, dilansir ESPN (14/3/2018). “Kami memiliki pertandingan pada hari Sabtu (melawan Brighton & Hove Albion di Piala FA), kami tidak punya waktu untuk sedih selama lebih dari 24 jam. Ini adalah sepakbola, dan ini bukan akhir dari dunia.

 

“Saya duduk di kursi ini dua kali di Liga Champions, dan saya mengalahkan Manchester United di Old Trafford (dengan Porto dan Real Madrid), jadi saya rasa ini bukan hal baru bagi klub.

 

“Saya tidak berpikir kinerja tim ini buruk, niat dan cara kami memulai dengan cara yang bagus dan sangat positif, maka setelah 10 atau 15 menit tanpa gol, Sevilla memiliki tim yang bagus karena mereka memiliki pemain yang bisa membalikkan situasi bola.

 

“Saya tidak ingat situasi yang berbahaya bagi mereka, ini adalah kinerja yang dikendalikan dengan baik oleh mereka tanpa bahaya. Kami memiliki situasi berbahaya di babak pertama, awal yang baik di babak kedua dan peluang untuk mencetak gol. Tapi gol pertama akan selalu mengubah arah permainan.”

 

Keputusan Vincenzo Montella menggantikan Luis Muriel dengan Ben Yedder menjadi perbedaan besar, dengan striker tersebut mencetak 2 gol dalam 6 menit dengan cara yang spektakuler.

 

Sebaliknya, pergantian yang dibuat Mourinho tidak begitu positif, dimana Paul Pogba yang dianggap belum cukup bugar tidak dapat membalikkan penguasaan bola yang dimiliki Sevilla.

 

“Terkadang saya beruntung dengan perubahan dan terkadang manajer lain beruntung dengan perubahan mereka,” tambah Mourinho. “Ini adalah langkah yang bagus dan menyenangkan untuk Vincenzo, membawa Ben Yedder dan ketika mereka mencetak gol pertama, semuanya sangat berbeda.

 

“Saya tidak menyesal karena melakukan yang terbaik, para pemain juga melakukan yang terbaik. Kami mencoba, kami kalah dan itulah sepakbola.”

 

Mantan pelatih Inter Milan itu juga menikmati investasi besar di skuadnya, dengan biaya transfer dan upah yang sangat besar ketika merekrut Pogba, Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.

 

Namun pria 55 tahun itu merasa berapapun harga yang ditebus untuk membeli pemain berkualita tidak menjadi jaminan untuk sukses dalam waktu singkat.

 

“Semua orang menghabiskan uang, bukan hanya kami,” Mourinho menjelaskan. “Ini bukan hanya perubahan demi perubahan, ini adalah tentang proses alami.”