Didier Drogba Putuskan Pensiun di Akhir Musim USL

bolasempak.com Mantan bintang Chelsea dan tim nasional Pantai Gading, Didier Drogba, berencana untuk pensiun pada akhir musim USL 2018 ketika berseragam Phoenix Rising.

 

Drogba yang menjadi pemain sekaligus pemilik klub Rising, telah melewati berbagai karir di tingkat tertinggi di kompetisi internasional maupun lokal.

 

Striker yang berusia 40 tahun tersebut memulai karir di Prancis, tampil bersama Le Mans, Guingamp dan kemudian Marseille, dimana klub terakhir mencapai ke final Piala UEFA musim 2003-04, sebelum kalah 2-0 dari tim asuhan Rafael Benitez.

 

Penampilannya di Ligue 1 dan kompetisi Eropa meyakinkan Chelsea untuk mengontraknya dan dia menjadi salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah klub Inggris tersebut.

 

Selama sembilan musim di Stamford Bridge (termasuk kembali satu tahun di musim 2014-15), mantan pemain terbaik Afrika itu memenangkan empat gelar Premier League, empat Piala FA, tiga Piala EFL dan satu Liga Champions yang merupakan gelar pertama bagi Chelsea.

 

Sejak mengakhiri periode keduanya bersama The Blues, Drogba mencicipi karir sepakbola di Amerika Utara, mewakili Montreal Impact dan kemudian tim divisi dua, Rising Phoenix, klub yang dia miliki juga.

 

Dan sementara target Rising musim ini adalah mengamankan kompetisi Major League Soccer (MLS), Drogba berharap bisa membawa timnya melangkah ke kasta tertinggi pada bulan Oktober sebelum gantung sepatu.

 

Berbicara kepada Telefoot (13/3/2018), Drogba mengatakan: “Sungguh menyenangkan bagi saya bermain dengan tim ini. Saya memulai dari bawah dan berjuang untuk ke divisi teratas.

 

“Saya sangat menikmati waktu bermain, saya menyukai peran saya sebagai pemilik sekaligus pemain. Saya dikelilingi oleh banyak pemain muda, dan saya suka menyampaikan pengetahuan saya kepada mereka, tapi musim ini adalah yang terakhir.

 

“Usia dan fisik selalu menjadi hambatan di akhir, menjadi tanda dimana pesepakbola harus menghentikan karirnya dan mungkin pindah ke peran lain, seperti pelatih, agen, atau mungkin seperti saya (memiliki klub).

 

“Kompetisi di negara ini semakin berkembang, dan itu juga yang menjadi alasan saya untuk mencoba bermain disini. Memberi kontribusi untuk perkembangan liga dan juga memastikan bahwa tim saya layak promosi.

 

“Oktober nanti, jika kami berhasil, maka saya akan pensiun dengan tenang.”