Ancelotti: Saya Tidak Anti Pemain Muda

BolaSempak – Manajer Bayern Munich, Carlo Ancelotti membalas anggapan yang mengatakan kalau ia tidak memberikan para pemain muda kesempatan.

 

Pelatih asal Italia tersebut dikritisi oleh gelandang Joshua Kimmich terkait kesempatan bermain yang tidak datang sebanyak yang diharapkan sang pemain berusia 22 tahun, sementara Renato Sanches dan Kingsley Coman juga diberikan hanya sedikit kesempatan bermain di Bundesliga.

 

“Saya tidak senang terhadap hal ini. Ini tidak memuaskan dan bukan juga merupakan ambisi saya. Kami sekarang memiliki keunggulan yang nyaman di Bundesliga. Mungkin sekarang akan ada beberapa rotasi,” tukas Kimmich kepada Bild di bulan Maret kemarin.

 

Ancelotti kemudia membela dirinya dari kritikan, dengan mengklaim bahwa tim top seperti Bayern Munich jelas tidak bisa menawarkan kesempatan yang sama kepada para pemain muda dengan yang ditawarkan klub yang lebih kecil.

 

“Saya pikir klub top tidak memiliki kemungkinan untuk memberikan waktu kepada para pemain untuk bertumbuh di tim utama. Hal ini sangat jelas, karena hal yang paling penting bagi klub top adalah untuk memenangkan pertandingan. Jadi para pemain muda yang butuh waktu untuk berkembang tidak memiliki waktu itu di tim utama. Seorang pemain muda di Bayern haruslah siap untuk bermain, jadi saya rasa hal ini belum berubah,” tukas Ancelotti.

 

“Seringkali daripada tidak, seorang pemain muda yang berkembang di tim utama biasanya harus pergi untuk masa peminjaman untuk satu atau dua tahun, dan kemudian mereka akan kembali ketika mereka siap. Jadi saya seringkali tidak memiliki waktu untuk diberikan pada para pemain muda untuk berkembang, karena saya harus fokus memberikan hasil kepada tim.”

 

Mantan pelatih Juventus, AC Milan, Chelsea dan Real Madrid ini kemudian melanjutkan dengan menyebut beberapa pemain muda yang ia berikan kesempatan, termasuk Gianluigi Buffon muda, Hernan Crespo dan duo Brazil Alexandre Pato dan Kaka.

 

“Untuk menyelesaikan ini, saya membaca bahwa saya merupakan pelatih yang tidak menyukai pemain muda. Tetapi orang-orang mungkin lupa sayalah yang menaruh Buffon di bawah mistar gawang ketika ia berusia 17 tahun. Saya memainkan Crespo, Kaka dan Pato ketika mereka berusia 19 atau 20 tahun, karena sederhana saja, mereka sudah siap untuk bermain.” (AA)